KOTABARU - Kodoknews,- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru menggelar salat hajat dan doa bersama pada malam pergantian tahun sebagai ben...
KOTABARU - Kodoknews,- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru menggelar salat hajat dan doa bersama pada malam pergantian tahun sebagai bentuk rasa syukur sekaligus ikhtiar spiritual menyambut tahun baru. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan diikuti oleh jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, serta masyarakat.
Salat hajat dan doa bersama dilaksanakan di Masjid Apung Siring Laut pada Rabu malam (31/12). Kegiatan ini dihadiri langsung Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis dan tokoh agama setempat dengan tujuan memohon keselamatan, keberkahan, serta kelancaran pembangunan di Kabupaten Kotabaru pada tahun yang akan datang.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sholat Magrib berjamaah, dilanjutkan sholat hajat dan tausiah yang disampaikan oleh Guru Bahrudin. Tausiah tersebut mengajak jamaah untuk menjadikan pergantian tahun sebagai momentum muhasabah diri serta memperkuat keimanan dan kepedulian sosial.
“Melalui doa bersama ini, kita berharap Kabupaten Kotabaru senantiasa diberi perlindungan, dijauhkan dari bencana, serta diberi kemajuan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.
Selain sebagai sarana refleksi akhir tahun, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta memperkuat persatuan dalam menghadapi tantangan di tahun mendatang.
“Masih terdapat berbagai kekurangan dalam perjalanan pemerintahan kami, baik dalam pelaksanaan program maupun pelayanan publik. Hal ini menjadi bahan evaluasi bersama agar ke depan pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” ujarnya.
Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, daerah, dan seluruh masyarakat Kotabaru, yang disambut antusias oleh para jamaah.
Acara ini dihadiri Sekretaris Daerah Kotabaru Eka Saprudin, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para asisten dan staf ahli, kepala SKPD, perwakilan Kementerian Agama Kotabaru, pimpinan instansi vertikal, Ketua MUI Kotabaru, Ketua FKUB, juga dihadiri oleh para habaib,alim ulama,tokoh agama,tokoh masyarakat ,pimpinan perusahaan dan perbankan, camat, lurah, kepala desa, serta undangan lainnya.


COMMENTS